INDRAMAYU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Hilal Hilmawan, kembali menjaring aspirasi masyarakat dalam agenda Reses III Tahun Sidang 2025-2026 di Desa Dukuh, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan warga setempat untuk mengadukan sejumlah persoalan mulai dari akses infrastruktur, pembenahan saluran air, hingga legalitas kepemilikan lahan.

Dalam sesi serap aspirasi, perwakilan warga Desa Dukuh menyampaikan dua poin krusial yang dinilai mendesak untuk segera diintervensi oleh kebijakan pemerintah, antara lain:
- Pembangunan Jembatan Penghubung, Warga menginginkan realisasi pembangunan jembatan baru guna menghubungkan Desa Plumbon dengan desa tetangga. Fasilitas ini dinilai vital untuk memangkas jarak tempuh, memperlancar mobilitas warga, dan menggenjot urat nadi perekonomian antarwilayah.
- Normalisasi Saluran Air, mengingat kondisi drainase yang mulai mengalami pendangkalan, warga meminta adanya normalisasi saluran air secara menyeluruh. Hal ini diperlukan sebagai langkah antisipasi genangan saat musim penghujan sekaligus optimalisasi pasokan pengairan.
Menanggapi rentetan usulan tersebut, Hilal Hilmawan menyatakan telah mencatat seluruh poin keberatan dan permohonan warga secara komprehensif. Ia berkomitmen untuk membawa hasil reses ini ke dalam laporan resmi fraksi untuk kemudian diserahkan kepada pihak eksekutif dalam rapat paripurna.
